Ketika rumah dibangun di atas lahan terbatas, Anda harus pandai-pandai dalam memanfaatkan setiap area yang ada agar fungsionalitasnya maksimal. Misalnya dengan membuat ruang tamu di teras depan.
Trend ini bahkan sudah banyak ditemukan pada hunian modern kecil. Di mana teras akan disulap menjadi ruangan semi tertutup dan difungsikan sebagai tempat untuk menerima tamu. Konsep yang bisa diusung pun sangat beragam, mulai dari teras minimalis dengan tembok setengah hingga teras bergaya tropis yang dipenuhi dengan tanaman pagar.
Jika Anda tertarik untuk mengubah teras depan rumah menjadi ruang tamu semi tertutup, ikuti beberapa tips berikut. Privasi akan tetap terjaga, dan ruang di dalam rumah menjadi lebih lega!
Tips Menata Ruang Tamu di Teras Depan, Nyaman dan Tetap Privat

Beberapa orang mungkin masih berpikir ulang untuk menjadikan teras sebagai ruang tamu karena alasan privasi. Tapi, dengan penataan yang tepat, Anda tetap bisa memiliki ruang tamu di teras depan yang nyaman dan privat.
Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan pada hunian Anda.
1. Gunakan Elemen Pembatas Semi Terbuka
Tips pertama dan terpenting untuk membuat teras menjadi ruang tamu yang nyaman tanpa mengganggu privasi pemilik rumah maupun tamu yang datang adalah dengan memilih elemen pembatas yang tepat.
Dalam hal ini Anda bisa menggunakan elemen pembatas semi terbuka untuk menciptakan area yang privat namun tetap terasa segar dan nyaman. Ketinggian pembatas bisa disesuaikan dengan keinginan, namun umumnya mulai dari 1,2 meter agar aktivitas di dalam teras tidak terlalu terlihat dari luar.
Nah, untuk material pembatas yang digunakan bisa disesuaikan dengan konsep hunian Anda. Beberapa contoh yang banyak digunakan antara lain adalah:
- Kisi-kisi kayu untuk ruang tamu model Japandi.
- Kisi-kisi besi untuk ruang tamu dengan konsep industrial.
- Kisi-kisi dari material lain, seperti board atau kombinasi besi dan tembok bisa dipilih untuk ruang tamu bergaya minimalis.
- Tanaman pagar untuk menciptakan kesan tropis pada teras dan ruang tamu.
Penggunaan partisi juga sekaligus difungsikan sebagai pembatas antara ruang tamu dan jalan atau lahan tetangga. Selain itu, untuk pembatas yang terbuat dari tanaman pagar sekaligus berfungsi sebagai ventilator debu dan dapat mengurangi polusi udara.
Masing-masing jenis partisi pembatas tersebut tentu akan memberikan tampilan berbeda. Jadi, penting untuk memilih material yang sesuai dengan gaya ruang tamu secara keseluruhan, ya!
2. Pengaturan Furniture juga Tidak Kalah Penting

Pemilihan furniture dan pengaturan posisinya juga menjadi aspek yang tidak kalah penting untuk diperhatikan.
- Pilih Furniture yang Tepat
Khusus untuk teras yang akan difungsikan sebagai ruang tamu, Anda bisa memilih furniture yang tahan terhadap air dan panas. Contohnya, sofa dari kayu jati.
Sementara untuk model furniture bisa disesuaikan dengan ukuran teras. Untuk teras berukuran kurang dari 2×2 meter, sebaiknya pilih kursi kecil dengan meja minimalis. Berbeda dengan teras yang memiliki ukuran relatif besar, Anda bisa menggunakan sofa panjang atau kursi model L untuk ditempatkan di sudut ruangan.
- Penataan Furniture
Kemudian untuk penataan furniture, sebaik posisikan sofa atau kursi menghadap ke pintu masuk teras atau membelakangi area rumah. Tujuannya adalah, untuk mengalihkan pandangan tamu dari area dalam rumah. Sehingga privasi di dalam rumah lebih terjaga.
Sementara untuk meja, bisa ditata di bagian tengah kursi atau pilih meja sudut ruang tamu agar area teras terasa lebih lega.
- Furniture Multifungsi adalah Pilihan Jenius
Ide menarik lain yang bisa Anda terapkan pada ruang tamu di teras depan adalah menggunakan furniture multifungsi. Ya, Anda bisa memilih kursi atau sofa yang memiliki rak penyimpanan di kolongnya.
Nantinya, rak ini bisa digunakan sebagai tempat penyimpanan sepatu atau mini gudang untuk menyimpan barang-barang kecil yang jarang digunakan. Pastikan agar penataannya rapi agar barang yang tersimpan muat banyak.
3. Perhatikan Pencahayaan
Karena ruang tamu di teras depan dibuat semi terbuka, maka pencahayaan alami saat siang hari cenderung sudah maksimal. Terlebih jika Anda berdomisili di wilayah dengan kepadatan penduduk rendah.
Namun untuk malam hari, Anda bisa membuat sumber pencahayaan yang lembut tapi tetap maksimal. Pilih lampu gantung kuning untuk membangun suasana yang syahdu serta hangat. Opsi lain, Anda bisa menambahkan lampu tanam pada tembok untuk mendapatkan pancaran cahaya yang lebih lembut.
Desain ruang tamu kecil dengan pencahayaan yang lembut benar-benar akan membuat suasana terasa lebih homey.
4. Manfaatkan Level Lantai
Selain menggunakan elemen partisi sebagai pembatas, Anda juga bisa menciptakan pembatas ruangan dengan membuat level lantai. Tak perlu terlalu tinggi, namun sekadar untuk membedakan area ruang tamu dengan carport atau wilayah jalan umum.
Teknik levelling lantai juga bisa diterapkan untuk area teras dengan lahan terbatas agar terkesan lebih luas. Ya, jika fungsi ini yang Anda harapkan, maka pilih lantai dengan warna terang.
Itu dia trik dan tips menata ruang tamu di teras depan. Terdengar sederhana memang, namun ketika diterapkan dengan baik, ruang tamu semi terbuka Anda akan terasa nyaman dengan privasi yang tetap terjaga.
Custom Furniture di Joyo Mebel untuk Hunian yang Lebih Nyaman

Seperti yang disinggung sebelumnya, furniture memang peran penting dalam menciptakan ruangan yang nyaman. Untuk area teras yang ingin difungsikan sebagai ruang tamu, Anda bisa custom furniture di Joyo Mebel.
Di sini Anda bisa memilih berbagai model kursi teras, sofa dan berbagai furniture lain. Material yang digunakan adalah kayu berkualitas, sehingga aman ditempatkan pada area semi terbuka.
Informasi pemesanan dan harga bisa Anda dapatkan dengan menghubungi MinJoy sekarang!
