Sebagai negara tropis, kondisi cuaca di Indonesia cenderung panas, lembap serta memiliki curah hujan tinggi. Kondisi tersebut membuat pemilihan konsep hunian tidak bisa dilakukan secara sembarangan, dan salah satu yang paling cocok untuk dipilih adalah konsep rumah tropis yang memang dirancang untuk menyesuaikan iklim tersebut.
Bukan hanya soal estetika saja, tetapi konsep rumah ini lebih menitikberatkan pada kenyamanan, pencahayaan alami dari sinar matahari dan sirkulasi udara yang baik. Dengan begitu, hunian mampu menghadapi musim-musim pada iklim tropis yang sangat berisiko menimbulkan kelembapan tinggi.
Nah, jika Anda tertarik dengan konsep hunian ini, apa saja detail yang perlu diperhatikan? MinJoy sudah merangkum jawabannya di bawah ini, jadi simak sampai akhir, ya!
Detail Penting yang Perlu Diperhatikan Saat Merancang Rumah Tropis

Seperti yang sudah disebutkan di atas, rumah tropis tidak hanya menitikberatkan pada estetika atau keindahan semata. Kenyamanan, pencahayaan alami dan sirkulasi udara yang baik juga menjadi fokus yang sangat diprioritaskan.
Maka dari itu, saat merancang konsep rumah tropis, Anda perlu memperhatikan beberapa detail ini secara baik.
1. Optimalkan Pencahayaan Alami
Salah satu elemen penting dari rumah tropis adalah pencahayaan alami yang didapatkan dari sinar matahari. Tujuannya yaitu untuk mendapatkan manfaat sebanyak mungkin dari sinar matahari guna penghematan energi listrik. Pencahayaan alami yang maksimal juga diharapkan mampu menjaga rumah agar tidak lembap.
Untuk mendapatkan pencahayaan alami yang maksimal, Anda bukan hanya bisa menggunakan jendela besar, tetapi juga skylight, atau bahkan dinding kaca. Kemudian, perhatikan juga arah matahari agar pencahayaan yang didapatkan maksimal tanpa membuat ruangan terlalu panas.
Solusi lain untuk memberikan filter cahaya yaitu dengan menggunakan kisi-kisi atau tirai, dengan begitu mata tetap nyaman meski panas matahari sedang terik.
2. Sirkulasi Udara yang Maksimal

Bukan hanya dengan memaksimalkan pencahayaan alami, kelembapan pada rumah-rumah di negara tropis juga dapat diminimalisir dengan mengoptimalkan sirkulasi udara. Penggunaan ventilasi yang maksimal juga akan membuat rumah terasa lebih nyaman, tidak pengap dan panas.
Pada konsep rumah tropis, Anda bisa menggunakan ventilasi silang atau cross ventilation dan jendela besar. Kedua pilihan ini dapat memberikan aliran udara yang jauh lebih lancar dibandingkan hanya beberapa celah ventilasi di sisi ruangan.
Posisi jendela besar pun sebaiknya berhadapan dengan jendela agar aliran angin di dalam ruangan maksimal. Sementara untuk ventilasi di dinding atas dapat membantu mengeluarkan udara panas yang terperangkap di dalam ruangan.
3. Desain Atap yang Sesuai
Pada konsep rumah tropis, desain atap sangat berpengaruh terhadap tampilan dan fungsi rumah secara keseluruhan. Umumnya, rumah tropis didesain dengan atap yang cukup tinggi dan tingkat kemiringan tertentu agar air hujan dapat mengalir secara lancar.
Pemilihan material atap juga penting untuk diperhatikan, mengingat saat musim panas, suhu di dalam rumah bisa terasa sangat panas. Untuk itu, sebaiknya pilih material yang dapat memantulkan panas seperti genteng tanah liat ataupun atap dengan lapisan insulasi.
Rancangan plafon tinggi juga sangat disarankan untuk menciptakan ruangan yang lebih sejuk dengan sirkulasi udara maksimal.
4. Pemilihan Material Bangunan yang Tepat

Selain material atap, pemilihan material bangunan secara keseluruhan juga perlu dipertimbangkan dengan baik. Untuk konsep rumah tropis yang identik dengan suasana sejuk dan terkesan alami, Anda dapat memilih material seperti kayu, keramik atau batu alam.
Pilihan material ini dapat menciptakan suasana sejuk dan menyatu dengan lingkungan. Berbanding terbalik dengan material seperti logam tanpa pelapis yang justru dapat menyerap panas, sehingga kurang cocok digunakan pada konsep rumah tropis.
5. Jangan Lupakan Elemen Hijau
Ciri khas yang tidak pernah terlepas dari rumah bergaya tropis adalah elemen hijau yang bisa ditemukan hampir di setiap sudut rumah. Fungsi tanaman hijau di sini tentu bukan hanya sebatas untuk menambah estetika rumah, tetapi juga membantu menurunkan suhu sekaligus meningkatkan kualitas udara di area rumah.
Untuk rumah berukuran mungil, Anda bisa membuat taman di halaman. Pilihan lain, Anda dapat membuat inner courtyard atau vertical garden, cocok untuk ide taman belakang rumah yang lebih modern.
Penambahan elemen air seperti kolam kecil atau aquascape juga akan memperkental nuansa alam dan asri di sekitar rumah. Dijamin, rumah tropis Anda akan terasa lebih sejuk dan menenangkan.
6. Perhatikan Tata Letak Ruang
Tata letak ruang juga perlu dipertimbangkan dengan baik untuk mendapatkan rumah yang nyaman dan memiliki kualitas udara yang baik. Benar sekali, penataan ruangan ternyata turut berpengaruh terhadap aliran udara di dalam rumah.
Salah satu pilihan tata letak ruangan yang dapat memaksimalkan sirkulasi udara di dalam rumah adalah open space. Gaya rumah minim sekat ini juga akan menciptakan kesan luas.
Dengan mempertimbangkan beberapa hal di atas, rumah tropis impian Anda bukan hanya bisa menjadi tempat tinggal semata, namun juga menjadi tempat ternyaman untuk menikmati berbagai momen bersama orang-orang tersayang.
Custom Furniture di Joyo Mebel untuk Rumah Tropis Anda!

Selain memperhatikan hal-hal krusial di atas, maksimalkan kenyamanan rumah tropis Anda dengan custom furniture di Joyo Mebel. Dengan custom furniture, Anda bisa mendapatkan furniture yang sesuai dengan keinginan dan desain rumah yang sudah dibuat sebelumnya.
Pilihan model yang dapat dipesan pun sangat beragam, mulai dari furniture klasik dengan ukiran hingga furniture minimalis multifungsi yang terkesan modern. Perihal kualitas material dan hasil pengerjaan Anda tidak perlu khawatir.
Karena Joyo Mebel hanya menggunakan material terbaik dan pengerjaan dilakukan oleh tim profesional yang ahli di bidang ini. Untuk pemesanan dan informasi langsung, Anda bisa segera hubungi MinJoy, ya!
